Sabtu, 10 Maret 2012

Khasiat Bawang Merah

Bawang merah merupakan rumpun mercury (air raksa), memiliki bau yang menembus tajam, dan macamnya banyak. Bawang merah tersebar di seluruh dunia. Bawang merah merupakan salah satu tanaman tempo dulu, diketahui bahwa mereka menggunakan bawang merah pada makanannya. Bangsa Firaun mengenal bawang merah sejak dahulu kala, menyucikannya, dan mereka bersumpah dengan bawang merah.

Manfaat bagi kesehatan

Nilai medis dan gizi bawang merah dapat mengungguli faedah buah apel, mengandung glukonin yang membatasi kadar gula pada darah, mengimbangi kerja insulin,
alcohol bawang merah berguna untuk busung air (idema), mencerai beraikan hati, terbukanya perut, pembengkakan anal, dan beberapa penyakit jantung. Ari-arinya yang segar dapat membunuh kuman pada mulut dan pada usus. Berguna untuk perangsang pembuluh darah, dan radang akibat serangan jantung, penyakit gula, sangat ampuh mengenai pembesaran prostat dan pengokohan gejalanya.
Jika bawang merah dikonsumsi mentah, menyembuhkan penyakit ngompol berat (enuirsius), zat pembantu pencernaan. Makanan berkualitas, jika disantap dengan roti murni dan keju, juga bermanfaat mengatur sistem lemak. Untuk mempermudah pencernaan, kulit harus dimasak, dan agar tetap memelihara faedahnya dengan benar. Jenis sulfat yang terdapat pada bawang merah menginduksi ginjal jika dimakan mentah, tapi jika dimasak akan mencegah fungsinya. Bawang merah tidak boleh dikonsumsi bagi yang lemah lambung dan sulit pencernaan, mules usus, dan sensitif alat-alat pencernaan.
Bawang merah bermanfaaat untuk kulit dan rambut, karena komposisinya yang mengandung sulfat, asam garam belerang. Jika direndam dengan cuka putih dapat menjadi obat prostat, dan sari bawang dapat mengobati busung air jangka lama. Bawang merah saja tidak cukup menjadi porsi makanan lengkap, karena nilainya tidak lebih dari 50 kalori untuk setiap 100 gram, tetapi jika dimakan dengan keju dan roti murni, seperti yang dilakukan oleh petani masyarakat Mesir makan dapat menjadi makanan yang memadai.
Di era modern telah dilakukan percobaan dan penelitian tentang bawang merah dan ditetapkan bahwa di bagian pucuknya dapat membunuh kuman, khususnya kuman tyhpus. Sarinya (air) dapat membunuh rumput prostat, baunya dapat membunuh kuman luka yang terkena polusi. Bangsa Rusia setelah sukses dalam eksperimen menyimpulkan bahwa bawang merah adalah obat mujarab untuk menyimpulkann bahwa bawang merah adalah obat mujarab untuk pembekuan pembuluh darah, tekanan darah, guncangan usus, dan nyeri dada yang mencekam. Mereka mampu membuat ramuan obat dari sari bawang merah segar yang mempunyai reaksi cepat terhadap penyakit alat-alat pencernaan dan jantung. Selain itu getah bawang digunakan untuk injeksi berbagai penyakit, khususnya penyakit kanker, dan hasilnya baik hanya saja getah bawang sulit diperoleh. Karena itu dapat digunakan dari sari bawang segar sebagai gantinya. Negara-negara yang banyak mengonsumsi bawang merah termasuk sebagai negara yang memiliki penduduk berusia teranjang di dunia. Para petani Bulgaria bebas dari penyakit kanker, karena banyak mengonsumsi bawang merah, merica, roti murni, bawang putih, dan usus kental asam (yogurt). Adapun bau bawang merah bisa dihilangkan dengan mengunyah daun miny (ni’naa’), persley hijau, atau makan apel.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar